Zairin: Masih Banyak Warga Tidak Taat Buang Sampah

KOMITMEN LINGKUNGAN. Pjs Walikota Samarinda Zairin Zain didampingi Sekretaris Kota Sugeng Chairuddin dan Kepala DLH Nurrahmani saat menandatangani MoU bersama sejumlah pimpinan perguruan tinggi, Kamis (7/6/2018) siang.

SAMARINDA. MEDIAKALTIM.CO – Pjs Walikota Samarinda, Zairin Zain mengakui jika masih banyak warga di kota ini yang tidak taat membuang sampah. Selama ini dianjurkan agar waktu membuang sampah yang tepat adalah pada malam hari mulai pukul 18.00 Wita hingga 06.00 Wita. Namun yang terjadi justru sebaliknya. Warga masih banyak yang membuang sampah pada siang hari sehingga tak bisa sinergi dengan jadwal pengangkutan sampah oleh petugas kebersihan dari Tempat Pembuangan Sementara (TPS) untuk selanjutnya dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Selain tidak taat dalam hal waktu pembuangan sampah, warga juga masih banyak yang tidak taat untuk membuang sampah pada tempatnya. Ada sebagian warga yang meski sudah jelas-jelas telah disiapakan TPS, namun justru tidak membuangnya pada TPS dimaksud.
“Bahkan ada sebagian yang membawa sampah ke TPS, tapi tidak dibuang pada kontainer sampah yang disiapkan. Mereka justru membuangnya di luar kontainer sehingga mengotori lingkungan dan merusak pemandangan. Ini yang perlu diedukasi agar jangan ada lagi warga yang seperti ini,” ujar Zairin dalam sambutannya pada penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Pemkot Samarinda dengan belasan Perguruan Tinggi di Kota Samarinda di aula Rumah Jabatan (Rumjab) Walikota Samarinda, Kamis (7/6/2018) siang.
Dalam penandatanganan MoU bertajuk strategi kemitraan pengelolaan sampah ramah lingkungan dengan perguruan tinggi (mitra bersih generasi emas) itu, Zairin mengakui jika persoalan sampah bisa saja menjadi permasalahan kompleks bila tidak ditangani secara baik dan serius. Apalagi bila masih ada warga yang sampai sekarang masih membuang sampah ke sungai. Karena itu, ia memberikan apresiasi serius atas inovasi yang dilakukan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dengan menggandeng pihak kampus ini. Di sisi lain, Zairin juga menyebut respon baik dari pihak kampus ini memang sangat luar biasa sebagai bentuk aplikasi nyata dari Tri Darma Perguruan Tinggi dalmm hal ini pengabdian masyarakat.
“Kami berharap supaya kedepan pihak perguruan tinggi bisa terus bersinergi dengan pemerintah daerah agar bisa bersama membangun dan menata daerah ini,” tandas Zairin yang juga Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kaltim ini.
Sementara Kepala DLH Kota Samarinda, Nurrahmani menyebut apa yang mereka lakukan ini semata untuk menggandeng segenap elemen di kota ini untuk bersama menata lingkungan. Termasuk elemen pendidikan sebagai bagian dari elemen penting dan tidak terpisahkan dengan masyarakat.
“Sebelumnya, kami sudah MoU juga dengan Unmul (Universitas Mulawarman, Red) terkait kerja sama yang sama. Saat ini kita MoU dengan belasan kampus lainnya di Samarinda di luar Unmul. Setelah ini nanti akan menyusul ada SK (Surat Keputusan , Red) Walikota terkait kemitraan sebagai panduan buat kita uuntuk bersama melaksanakan kerja sama ini,” pungkas mantan Sungai Kunjang yang pernah meraih prestasi sebagai camat terbaik itu. (her/mediakaltim.co)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *