Wawali Perintahkan Siaga Lalu Lintas H-10 dan H+15 Idul Fitri

SAMARINDA. MEDIAKALTIM.CO. Wakil Walikota (Wawali) Samarinda, Nusyirwan Ismail meminta semua pihak agar terus bersiaga dalam rangka menyambut Lebaran Idul Fitri 2017. Siaga dimaksud tidak hanya sekedar memperhatikan stok makanan agar terpenuhi kebutuhan pangan bagi warga kota ini. Tetapi lebih dari itu yang tidak kalah penting adalah mengantisipasi kemacetan arus lalu lintas jelang dan pasca Idul Fitri. Mengingat budaya masyarakat Indonesia umumnya pasti mudik dan ingin berkumpul dengan keluarga saat Lebaran, sehingga dipastikan arus lalu lintas jauh lebih padat dari kondisi normal. Meski tak sepadat di wilayah Pulau Jawa, namun tetap diantisipasi soal angkutan Lebaran mengingat pertumbuhan penduduk yang berbanding lurus dengan penambahan jumlah kendaraan di daerah ini.

ARMADA SIAP. Terminal Sungai Kunjang di Kota Samarinda yang menjadi salah satu terminal paling ramai saat mudik Lebaran.
ARMADA SIAP. Terminal Sungai Kunjang di Kota Samarinda yang menjadi salah satu terminal paling ramai saat mudik Lebaran.

“Jadi kita harus siaga dan mengantisipasi segala kemungkinan yang bisa menghambat jalur transportasi. Kita harus berjaga-jaga dengan melibatkan sejumlah komponen terkait untuk kelancaran arus mudik dan arus balik. Pokoknya angkutan harus selalu siaga mulai H-10 hingga H+15 Lebaran Idul Fitri,” ujar Wawali dalam rapat koordinasi (rakor) dengan segenap instansi terkait di Balaikota, Senin (12/6/2017) siang.
Antisipasi dimaksud lanjut Nusyirwan, tidak hanya sekedar menyiapkan armada angkutan yang memadai. Tetapi juga diikuti dengan kesiapan pengemudi. Dalam artian, pengemudi angkitan juga harus benar-benar siap dan benar-benar dinyatakan layak.
“Termasuk juga kita antisipasi kemacetan arus lalu lintas yang diakibatka banjir, longsor, penyempitan ruas jalan, dan lain sebagainya,” pungkas Nusyirwan. (her/mediakaltim.co)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *