Undang Kak Seto, Komunitas Vegetarian Ajarkan Pola Hidup Sehat dan Bahagia

BERI KEJUTAN. Walikota Samarinda, Syaharie Jaang yang kebetulan berulang tahun itu mendapatkan kejutan usai membuka kegiatan Seminar Vegan, Senin (10/9/2018).

SAMARINDA. MEDIAKALTIM.CO – Komunitas Vegetaran di Kota Samarinda secara khusus menghadirkan Seto Mulyadi dari Jakarta. Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) yang selama ini akrab disapa Kak Seto itu diminta secara khusus untuk menyampaikan materi pada seminar vegan menuju dunia satu keluarga di Maha Vihara Sejahtera Maitreya Samarinda, Jalan DI Panjaitan, Samarinda Utara, Senin (10/9/2018) siang. Selain Kak Seto yang juga merupakan seorang vegetarian itu, panitia juga menghadirkan Susianto Tseng yang nerupakan Sekjend Indonesian Vegetarian Society (IVS). Dua narasumber ini tidak hanya sekedar menyampaikan bagaimana pola hidup sehat dengan makanan dan minuman berbasis nabati. Tetapi juga seputar hidup bahagia dengan komunikasi yang baik di dalam keluarga. Termasuk cara yang baik dalam mendidik anak demi tumbuh kembang anak yang baik dan sehat.
“Kalau ada anaknya nakal, jangan pernah biasakan dengan pukul atau dicubit. Tapi ditegur dengan cara yang baik dan santun,” ujar Kak Seto di hadapan para peserta seminar Vegan yang dibuka Walikota Samarinda, Syaharie Jaang itu.

BAGI ILMU. Kak Seto saat menyampaikan materi pada Seminar Vegan.

Sementara Ketua IVS Kaltim, Darmadi Suryawan menyebut kegiatan seminar tersebut merupakan agenda nasional dari para vegetarian. Kegiatan itu bertujuan untuk mengedukasi masyarakat agar bisa hidup sehat dan bahagia baik secara jasmani maupun rohani.
“Kita kan tahu bersama bahwa Kak Seto ini sangat perhatian dalam hal perlindungan anak. Begitu juga pak Susianto Tseng yang selain sebagai Sekjend IVS, juga merupakan ketua vegetarian sedunia. Kita berharap agar materi yang mereka sampaikan bisa bermanfaat bagi kita semua dalam menuju dunia satu keluarga,” ungkap Darmadi.
Sementara Ketua Panitia Pelaksana, Tommy Lim menyebut kegiatan tersebut melibatkan peserta dari berbagai kalangan. Mulai dari unsur profesional, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Ikatan Farmasi, akademisi, pengusaha, hingga para pegawai di lingkungan pemerintah.
“Secara kelompok umur, tidak hanya orang tua.Tetapi juga anak-anak. Dengan begini, kita mau mengajarkan pola hidup sehat dan bahagia sejak usia dini,” pungkas Tommy. (her/mediakaltim.co)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *