Sumadi: IKA Fisip Unmul Harus Jadi Wadah Perekat

SAMARINDA. MEDIAKALTIM.CO – Selasa (20/6/2017) sore ini akan menjadi momen penentu siapa yang bakal memimpin wadah Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman (IKA Fisip Unmul). Ya, kursi Ketua IKA Fisip Unmul kini tengah kosong setelah ditinggal Ipong Muchlissoni yang kini meninggalkan Kaltim pasca terpilih menjadi Bupati Ponorogo, Jawa Tengah.

Sumadi
Sumadi

Nah, wadah silaturahmi para alumnus “kampus perjuangan” itu kini menjadi rebutan banyak pihak yang siap bertarung dalam agenda Musyawarah Besar (Mubes) IKA Fisip Unmul sore ini. Tercatat ada beberapa nama alumni yang dari hasil perbincangan berpotensi akan maju. Bahkan konstalasi pertarungan diperkirakan lebih seru dibanding Mubes-Mubes sebelumnya. Di antaranya ada nama Makmur HAPK yang juga mantan Bupati Berau, serta beberapa tokoh muda di antaranya Sumadi, Surfani, Yayan Aliansyah, serta Andi Fathul Hair. Konsolidasi lintas angkatan hingga secara personal alumni pun terlihat sudah dilakukan sejak dua pekan belakangan.
Sumadi alumni Fisip Unmul angkatan 1996 yang merupakan salah satu kandidat itu sempat diwawancarai media ini terkait persiapannya. Diakuinya, sebenarnya tidak ada terbersit sedikitpun keinginannya untuk maju, karena ingin memberikan kesempatan bagi yang lebih senior dan berpengalaman. Namun seiring itu, justru dukungan terus berdatangan dari para alumni, khususnya alumni dari kelompok muda.
“Tapi bagi saya, sebenarnya siapapun yang maju dan terpilih nanti tidak masalah. Yang terpenting IKA Fisip Unmul ini bisa aktif dan berjalan sebagaimana yang kita harapkan bersama,” katanya tenang.
Yang juga tidak kalah penting lanjut Mantan Ketua Senat Fisip Unmul 2001 ini, IKA Fisip Unmul harus bisa menjadi wadah dan rumah bersama bagi para alumni. Artinya, Mubes kali ini harus bisa menjadi ajang membangun silaturahmi antara para alumni dari berbagai angkatan dan kelompok usia.
“Mubes IKA Fisip Unmul harus bisa jadi ajang untuk menguatkan dasar silaturahmi di tengah kehidupan bangsa yang nilai-nilai gotong-royongnya mulai luntur. Siapapun yang terpilih nanti, harus bisa kita dukung bersama. Termasuk kalau diminta untuk duduk di struktur kepengurusan. Saya juga akan senantiasa siap mendukung ketua terpilih,” tegas Ketua DPW Partai Kemajuan Kaltim ini.
Selain itu lanjut Sumadi, IKA Fisip Unmul juga diharapkan bisa menjadi wadah bertindak secara bersama-sama dalam kerangka ilmiah dan demokratis. Dalam artian, wadah ini harus bisa menjadi pelopor dalam setiap kehidupan berdemokrasi hingga melahirkan karya-karya ilmiah demi kemajuan bangsa dan negara.
“IKA Fisip Unmul juga harus mampu menjadi kontributir produktif dalam proses berbangsa dan bernegara untuk berbagai aspek kehidupan baik nasional maupun daerah,” tambah aktivis sarat pengalaman ini. (her/mediakaltim.co)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *