Paripurna DPRD, Wali Kota Akui Perlu Kerja Keras Tangani Banjir

BERSINERGI: Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang (kanan) bersama sejumlah unsur pimpinan DPRD Samarinda.

SAMARINDA. MEDIAKALTIM.CO – DPRD Kota Samarinda kembali menggelar rapat paripurna dalam masa sidang II di lantai III Gedung DPRD Samarinda, Jalan Basuki Rahmat, Samarinda Kota, Kamis (27/6) kemarin. Rapat paripurna yang juga dihadiri sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemkot Samarinda itu dengan agenda khusus berupa penyampaian rekomendasi atas hasil Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terhadap laporan keuangan Pemkot Samarinda Tahun Anggaran (TA) 2018. Meski rekomendasi dari sejumlah partai dan fraksi tidak dapat dibacakan langsung dengan pertimbangan efisiensi waktu, namun agenda paripurna tersebut tetap berjalan lancar. Karena rekomendasi tersebut diserahkan langsung ke pimpinan DPRD Samarinda.
Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda, Siswadi di sela-sela rapat mengatakan bahwa untuk menghemat waktu maka rekomendasi tersebut tidak perlu dibacakan. Sehingga perwakilan partai atau fraksi bisa langsung menyerahkannya ke unsur pimpinan.
“Karena sudah sore dan untuk mengefektifkan waktu, maka tidak perlu dibacakan. Langsung disampaikan saja,” ucap Siswadi yang kemudian disepakati oleh peserta rapat.
Sementara Ketua DPRD Kota Samarinda, Alphad Syarief mengatakan atas persetujuan segenap anggota dewan dan demi mempersingkat waktu, sehingga rekomendasi disampaikan langsung ke pimpinan. Karena sebagian besar peserta rapat harus segera bertolak ke Balikpapan untuk mengikuti Bimtek. Rapat paripurna tersebut harusnya dimulai pukul 09.00 WITA. Namun karena harus menyesuaikan dengan jadwal Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang, sehingga agenda tersebut terpaksa diundur menjadi pukul 13.00 WITA.
“Kita mempersingkat waktu saja. Kasihan yang lain mau Bimtek di Balikpapan,” kata Alphad usai rapat paripurna.
Terkait LHP BPK, di akhir masa kepemimpinan Wali Kota Syaharie Jaang, Pemkot Samarinda meraih penghargaan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama lima tahun berturut sejak 2014 lalu.
“Tentu bukan persoalan mudah untuk meraihnya, apalagi mempertahankannya hingga lima tahun berturut. Semuanya membutuhkan kerja keras, komitmen, dan kecakapan dari pemimpin beserta segenap OPD (Organisasi Perangkat Daerah, Red) di lingkungan Pemkot Samarinda,” ungkap Jaang.
Wali Kota Samarinda dua periode ini juga menyampaikan terima kasih kepada DPRD Kota Samarinda atas dukungan mereka sehingga Pemkot bisa berhasil meraih opini WTP. Namun di sisi lain, Jaang bekomitmen untuk menyelesaikan persoalan banjir di kota ini.
“Kita berharap masalah banjir bisa teratasi. Tentunya di akhir masa jabatan saya Pemkot perlu bekerja ekstra. Sejumlah langkah penting harus segera diambil guna mengantisipasi terulangnya banjir di beberapa titik rawan,” tegas Jaang. (*/red/mk)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *