OPD Samarinda Disorot, Anggaran Besar Tapi Kinerja Payah

Abdul Kadir

SAMARINDA. MEDIAKALTIM.CO – Pansus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali kota Samarinda baru-baru ini memanggil sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ada empat OPD yang dipanggil dalam rapat yang dilaksanakan di ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Samarinda tersebut. Di antaranya Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), serta Dinas Kesehatan (Dinkes). “Kami mengukur kinerja Pemkot berlandaskan visi dan misi dari Wali Kota. Ternyata OPD selaku penyelanggara terasa belum memuaskan kinerjanya,” ucap Ketua Pansus LKPJ, Abdul Kadir.

Anggota DPRD Samarinda yang akrab disapa Kadir ini mengatakan semestinya Pemkot memiliki target seputar apa yang ingin dicapai pada tahun 2018. Persoalan yang ingin diselesaikan harus dievaluasi sehingga apa yang menjadi masalah bisa diselesaikan. “Jangan sampai diberikan anggaran, tapi penyelesaian masalah tidak terealisasi dengan benar. Apalagi sampai menimbulkan permasalahan baru,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, bahwa secara maraton Pansus LKPJ akan memanggil beberapa OPD lainnya untuk mendengarkan penyampaian laporan kinerja mereka. Namun, 4 OPD yang dipanggil memang OPD yang dinilai memiliki anggaran paling besar.

Dalam rapat kali ini, Pansus LKPJ juga menyoroti penurunan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sejunlah UPTD milik Dispora. Menurut anggota Komisi IV DPRD tersebut, hal itu tentunya mengecewakan. Sehingga Kadir mengharapkan unit-unit milik OPD yang dibangun dengan APBD dapat memberikan dampak positif yang lebih besar untuk pemasukan daerah. “Pelaksana program harus kreatif mencari sumber pemasukan lainnya. Jangan sampai hanya menunggu kucuran dana dari APBD dan APBN,” tandas Kadir. (*/mk)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *