Miris, Bocah Ingusan 8 Tahun Tertangkap Nyabu

SAMARINDA. MEDIAKALTIM.CO – Hati siapa yang tidak miris saat mendengar kabar jika ada bocah ingusan berusia 8 tahun yang tertangkap sedang pesta sabu. Apalagi orang tuanya sendiri. Tentu sangat malu dan sakit hati karena dianggap gagal mendidik anak-anaknya.

DARURAT NARKOBA. Bocah ingusan 8 tahun (dua kanan) yang ikut diamankan bersama empat pemuda lainnya karena terlibat pesta sabu.
DARURAT NARKOBA. Bocah ingusan 8 tahun (dua kanan) yang ikut diamankan bersama empat pemuda lainnya karena terlibat pesta sabu.

Ya, berita buruk ini terungkap saat Satpol PP Kota Samarinda melakukan operasi cipta kondisi Senin (29/5/2017) malam.
Mulanya aparat mendapatkan laporan jika ada beberapa remaja tengah berkumpul dan disinyalir melakukan pesta sabu di Jembatan II Jalan KH Agus Salim, Samarinda Kota. Aparat penegak Peraturan Daerah (Perda) itu lantas langsung melakukan pengembangan disusul terjun langsung ke lapangan. Ternyata memang benar adanya. Ada lima anak muda yang tertangkap tangan sedang menggelar pesta sabu. Yang paling membuat miris, karena salah satu di antaranya AR (8) warga Jalan KH Abdul Hasan, Samarinda Kota itu masih merupakan anak ingusan. Bocah pria itu tertangkap bersama dua pria dan dua wanita yang masih berusia belia. Dua pria dimaksud yakni IY (22) warga Jalan Lambung Mangkurat Samarinda Ilir dan AG (21) warga Jalan Pipit Sambutan. Sedangkan dua wanita muda lainnya yang ikut ditangkap dalam pesta sabu dimaksud yakni DV (15) warga Balikpapan dan YL (21) warga Jalan AM Sangaji Sungai Pinang. Empat anak muda bersama satu bocah ingusan itu lantas digelandang ke Kantor Satpol PP Kota Samarinda untuk dibina. Berikut sejumlah barang bukti yang ikut diamankan saat itu. Di antaranya satu buah alat suntik, satu buah pipet, satu buah korek api, sembilan klip plastik poket, serta satu poket sisa sabu.
“Setelah dilakukan pemeriksaan dan pembinaan, para pelaku ini langsung kita serahkan ke BNN (Badan Narkotika Nasional, Red) Kota Samarinda untuk ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku,” ujar Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidik Satpol PP Kota Samarinda, Zulfikar Syafarie saat dikonfirmasi mediakaltim.co, Selasa (30/5/2017) sore.

BARANG HARAM. Sejumlah barang bukti yang ikut diamankan bersama para pelaku.
BARANG HARAM. Sejumlah barang bukti yang ikut diamankan bersama para pelaku.

Bahkan lanjut dia, permintaan kepada BNN Samarinda untuk menindaklanjuti para pelaku itu tidak hanya sekedar permohonan lisan. Satpol PP Samarinda juga telah mengirimkan surat permohonan terkait itu dengan nomor 738/100.18 tertanggal 30 Mei 2017 perihal pelimpahan tersangka dengan ditandatangani Plt Kepala Satpol PP Kota Samarinda AKBP Ruskan.
“Narkoba saat ini sudah menjadi ancaman serius bangsa, termasuk di Kota Samarinda sehingga pasti menjadi bagian dari perhatian serius Satpol PP Samarinda. Patroli rutin tetap akan kami lakukan terutama di sejumlah titik rawan. Tentunya kami selalu berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait,” pungkas Zulfikar. (her/mediakaltim.co)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *