Jaang Minta Kader dan Simpatisan Demokrat Jangan Rongrong Pemerintah

BERJUANG BERSAMA. Para kader Partai Demokrat Kaltim saat perayaan HUT Partai Demokrat ke-17, Minggu (9/9/2018) pagi.

SAMARINDA. MEDIAKALTIM.CO – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Kaltim, Syaharie Jaang memberikan sebuah ultimatum penting bagi seluruh kader dan simpatisan di Benua Etam. Terutama terkait kondisi bangsa yang mengarah pada potensi perpecahan menjelang momentum politik baik Pemilihan Legislatif (Pileg) maupun Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

“Saya minta kepada segenap kader dan simpatisan Partai Demokrat supaya jangan sampai merongrong pemerintahan yang sedang berjalan saat ini. Sebagai warga negara yang baik, mari kita berikan dukungan dan doa agar Pak Jokowi (Presiden RI, Red) bisa secara perlahan membawa bangsa kita keluar dari krisis ekonomi akibat melemahnya Rupiah saat ini,” ujar Jaang dalam sambutan pada peringatan HUT ke-17 Partai Demokrat dan Ulang Tahun Ketua Umum Partai Semokrat, Susilo Bambang Yudhoyono ke-69, di Kantor DPD Partai Demokrat Kaltim, Kan PM Noor, Samarinda Utara, Minggu (9/9/2018) pagi.

Ia justru mengajak mereka semua agar bisa meneladani sikap SBY sebagai negarawan dan pemimpin bangsa yang baik hingga berhasil memimpin negeri ini selama dua periode yakni sejak 2004 hingga 2014.

POTONH TUMPENG. Ketua DPD Partai Demokrat Kaltim Syaharie Jaang memotong tumpeng untuk selanjutnya dibagikan kepada para kader.

“Mari kita belajar untuk menempatkan diri sebagai warga yabg baik dengan meneladani sikap bijak yang ditunjukkan Pak SBY,” ajak Jaang didampingi istrinya Puji Setyowati Jaang yang juga digadang-gadang bakal menjadi Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD Kaltim daerah pemilihan (dapil) Samarinda itu.
Pada acara yang juga dihadiri Ketua DPC Partai Demokrat Samarinda Viktor Yuan beserta segenap fungsionaris Partai Demokrat Samarinda dan Kaltim itu, Jaang yang juga Walikota Samarinda dua periode itu meminta agar para kader terus bekerja dan berjuang keras. Bahkan jika perlu, bisa menjadi pemenang pada Pileg 2019 mendatang. Untuk daerah dengan perolehan kursi yang sudah maksimal, supaya dipertahankan. Selanjutnya bagi yang belum maksimal, agar bisa ditingkatkan lagi.
“Semuanya harus kerja keras. Dan yang paling pennting adalah kekompakan dan kerja sama. Kampanye harus tandem. Jangan sendiri-sendiri, sehingga akhirnya justru kita tidak bisa maksimal,” tandas Jaang dengan nada mengingatkan. (mediakaltim.co)

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *